3 Prosedur Sel Telur Saat Dibekukan

Ruangan rumah sakit

Prosedur pembekuan sel telur semakin populer hari ini. Alasannya pun sangat beragam selain karena alasan kesehatan. Jika pada awalnya prosedur ini dilakukan untuk wanita yang menderita kanker di usia muda, maka kini prosedur ini justru banyak dijalani oleh wanita sehat di usia subur dalam rangka menunda kehamilan. 

Prosedur Membekukan Sel Telur yang Harus Dipahami

Dalam rangka untuk membekukan sel telur di dalam rahim, dokter dan tenaga medis akan menjalani beberapa prosedur bagi pasien. Berikut adalah prosedur yang akan dijalani:

1. Pasien Diberikan Suntikan Hormon
Dalam rangka agar proses pematangan sel telur di dalam rahim dapat berjalan optimal dan juga lebih cepat, maka wanita akan diberikan suntikan hormon maupun pil KB. Tujuannya adalah untuk membuat sel telur matang dan juga terstimulasi.

2. Jumlah Ovum Lebih Banyak
Dalam rangka untuk menjalani prosedur pembekuan ovum atau sel telur, maka wanita harus memiliki jumlah ovum yang mencukupi. Jika pada kondisi normal maka jumlah ovum yang diproduksi dalam satu ovarium sebanyak satu sel telur matang, maka saat menjalani prosedur pembekuan ovum dokter akan menyuntikkan obat kesuburan ke dalam ovarium.

Tujuan dari diberikannya obat ini adalah agar indung telur memproduksi lebih dari 1 sel telur. Bahkan, efek dari obat kesuburan ini adalah jumlah sel telur yang dihasilkan akan melebihi 25 sel telur.

3. Pengambilan Sel Telur
Selanjutnya sel telur yang telah matang akan diambil menggunakan jarum. Jarum ini dimasukkan melalui vagina ke arah rahim. Selain itu, teknik pembekuan ovum atau sel telur terbaru sudah menggunakan teknologi ultra rapid cooling agar kerusakan sel telur dapat dihindari. Pemanfaatan teknik ini dapat meningkatkan peluang kehamilan lewat sel telur lebih tinggi.

Bagi Anda yang membutuhkan bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi keluhan infertilitas pasangan, maka Klinik Bocah Indonesia menawarkan Anda beragam program fertilisasi. Tidak hanya program fertilisasi saja, klinik juga menawarkan program bayi tabung atau In Vitro Fertilisation (IVF) bagi Anda yang memang kesulitan mendapatkan keturunan. Ada pula program Inseminasi Intrauterine (IUI), Ovulation Induction dan juga Hormone Treatment. 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar