Jangan Sepelekan! Berikut 4 Hal yang Membatalkan Wudhu

Jangan Sepelekan! Berikut 4 Hal yang Membatalkan Wudhu

Berwudhu termasuk salah satu syarat sahnya salat, artinya jika hal ini ditinggalkan maka salat yang dilakukan tidak sah. Selain itu, ada pula hal-hal yang membatalkan wudhu dan harus anda waspadai ketika anda ingin melakukan ibadah yang membutuhkan wudhu. Namun, ada beberapa penyebab batalnya wudhu yang sering disepelekan. Yuk simak uraiannya berikut!

4 Hal yang Menjadi Pembatal Wudhu

1. Keluarnya Sesuatu dari Dua Lubang Kemaluan

Melansir dari masjidpedesaan.or.id, hal pertama yang dapat menjadi sebab batalnya wudhu adalah keluarnya sesuatu dari dua lubang kemaluan, yaitu qubul (lubang depan) dan dubur (lubang belakang). Sesuatu ini dapat berupa apa saja, bisa kencing, buang air besar, haid, sperma, kentut, dan lain-lain. Keluarnya sesuatu ini aka otomatis membatalkan wudhu.

2. Hilangnya Akal

Hilangnya akal di sini dapat disebabkan oleh tidur, pingsan, gila, dan lain-lain. Namun, ada tidur yang tidak membatalkan wudhu, yaitu tidur dengan posisi duduk yang tidak memungkinkan anda untuk kentut. Posisi tidur yang demikian tidak termasuk ke dalam hal yang membatalkan wudhu karena selama tidur anda tidak mungkin mengeluarkan sesuatu dari dubur.

Pingsan juga termasuk salah satu penyebab batalnya wudhu karena ketika pingsan anda kehilangan akal akibat tak sadarkan diri. Jika anda masih memiliki wudhu sebelum pingsan, maka wudhu tersebut akan otomatis batal. Salah satu hilangnya akan adalah gila atau orang yang mengalami gangguan jiwa sehingga ia tidak ingat siapa dirinya, maka gugur pula wudhu dan salatnya.

3. Bersentuhan Kulit dengan Bukan Mahram

Hal ketiga yang menjadi penyebab batalnya wudhu adalah bersentuhan kulit secara langsung antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dan telah dewasa. Artinya, bersentuhan kulit antara laki-laki dewasa dengan perempuan yang masih kecil atau sebaliknya tidak akan menjadi hal yang membatalkan wudhu.

Persentuhan kulit dua orang dewasa yang bukan mahram menjadi sebab batalnya wudhu karena mereka sudah memiliki syahwat. Hal ini berbeda dengan anak kecil yang belum tahu apa itu syahwat, sehingga tidak akan membatalkan wudhu. Kemudian, bagaimana dengan persentuhan kulit suami dan istri? Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, ada yang batal dan tidak.

Mazhab Syafi'i berpendapat bahwa hal itu membatalkan wudhu dengan dasar bahwa suami dan istri bukanlah mahram, sehingga bisa menikah. Oleh karena itu, persentuhan keduanya juga akan membatalkan wudhu. Namun, mazhab yang lain berpendapat bahwa hal tersebut tidak membatalkan wudhu.

4. Menyentuh Dua Lubang Kemaluan

Menyentuh dua lubang kemaluan yang dapat menjadi sebab batalnya wudhu adalah menyentuh menggunakan telapak tangan bagian dalam atau bagian dalam jari. Dua lubang kemaluan ini bisa milik sendiri, miliki orang lain baik itu muda atau tua, orang dewasa atau anak kecil, menyentuh secara sengaja atau tidak sengaja, semuanya menjadi penyebab yang membatalkan wudhu.

Namun, menjadi tidak membatalkan wudhu jika menyentuhnya menggunakan bagian tangan selain telapak bagian dalam dan bagian dalam jari. Bisa juga dengan perantara kain atau bahan lain yang tidak membuat persentuhan secara langsung. Wudhu juga tidak akan batal jika yang disentuh adalah kelamin binatang. Konteks dari dua lubang kemaluan di sini adalah miliki manusia.

Untuk menjaga wudhu guna melakukan ibadah tertentu, hal-hal di atas harus anda hindari. Jika salah satu hal di atas terjadi, maka anda harus segera mengulang wudhu agar ibadah yang anda lakukan sah. Selain itu, anda juga perlu untuk menjaga wudhu agar ibadah anda berjalan dengan lancar.

0 komentar:

Posting Komentar